NATUNA – Kepolisian Resor (Polres) Natuna menyalurkan 8.000 liter air bersih untuk membantu sekolah dan warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Bunguran Timur, Kepulauan Riau, Jumat (14/8/2026). Respon polisi ini bertujuan meringankan krisis air bersih yang melanda kawasan batas negeri akibat cuaca ekstrem dan musim kemarau panjang.
Melalui program kemanusiaan Jumat Berkah, armada mobil tangki air milik Polres Natuna dikerahkan oleh personel Satuan Samapta langsung menyisir titik-titik krisis. Salah satunya menyasar SD Negeri 012 Bunguran Timur serta permukiman warga sekitar.
Kehadiran tangki air kepolisian ini menjadi penyambung asa di tengah sulitnya mendapatkan pasokan air bersih harian. Pasokan air yang didistribusikan ini untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti sanitasi sekolah, kebersihan lingkungan belajar, hingga menunjang kegiatan ibadah para siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
"Selain sekolah, masyarakat umum juga mendapatkan bantuan serupa,” ujar Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, Jumat (14/8/2026).
Dia menjelaskan, kegiatan sosial ini didasari rasa kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang sedang kesulitan. Kehadiran kepolisian di lapangan bukan hanya sebatas menjamin keamanan wilayah, melainkan juga hadir merangkul dan meringankan beban hidup warga secara nyata.
"Kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat," kata Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Novyan menegaskan pihaknya akan terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami keterbatasan air bersih secara berkala. Pemetaan lapangan dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar intervensi bantuan berikutnya tepat sasaran serta efisien.
Penanganan dampak kekeringan ini dipandang membutuhkan kolaborasi yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, pihak sekolah, hingga partisipasi aktif warga. Sinergi dan kebersamaan menjadi kunci agar dampak krisis pasokan air dapat teratasi secara berkesinambungan.
"Melalui kegiatan Jumat Berkah, Satsamapta Polres Natuna berupaya menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial," tutur AKBP Novyan Aries Effendie. (*)
