×

Tekan ENTER untuk mencari berita.

Personel Polri Buka Isolasi di 3 Lokasi Gempa di Flores, Evakuasi dan Bantuan Mengalir

Ikuti saluran 110News.com di WhatsApp
Personel Polri Buka Isolasi di 3 Lokasi Gempa di Flores, Evakuasi dan Bantuan Mengalir
Polri berhasil buka isolasi di 3 lokasi gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat longsor usai gempa Magnitudo 7,7. Foto: Istimewa

KUPANG - Polri berhasil buka isolasi di 3 lokasi gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat longsor usai gempa Magnitudo 7,7.

Kepala Kepolisian Daerah NTT (Kapolda NTT) Irjen Pol Rudi Darmoko, Senin (17/8/2026), menyebut akses ke lokasi gempa mulai terbuka. 

“Tiga wilayah yang sempat terisolasi sudah dibuka aksesnya, karena sebelumnya longsor,” kata Rudi Darmoko. 

Ia merinci 3 lokasi yang sudah bisa diakses untuk evakuasi korban dan bantuan yakni Kecamatan Lamba Leda Utara, dan Desa Dimpong Kecamatan Rahong Utara. 

Untuk Kecamatan Lamba Leda Utara Kabupaten Manggarai Timur, Reo, Polri langsung menyalurkan makanan, minuman dan obat-obatan. 

Personel Polri juga melakukan evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat persalinan prematur.

“Alhamdulillah, bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan,” kata Rudi.

Sedangkan wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, Polri menyalurkan bantuan dan mendirikan posko serta tenda tanggap darurat bagi masyarakat terdampak.

Lokasi ketiga adalah Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

“Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolasi di sana dan belum mendapat bantuan. Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh Brimob,” tambahnya.

Rudi Darmoko menyatakan Polri terus menyalurkan bantuan ke sejumlah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan.

Ia berharap masyarakat segera melaporkan jika ada korban gempa lain yang belum mendapatkan bantuan.